Showing posts with label Dokumenter. Show all posts
Showing posts with label Dokumenter. Show all posts

6/4/11

When You're Strange: A Film About the Doors, Morrison Tak Pernah Mati

Saya kali ini memilih sebuah film dokumenter berjudul When You're Strange: A Film About The Doors, sebuah film yang akan membuat anda percaya bahwa Jim Morrison tidak pernah mati.

Tidak ada satu hal pun tentang vokalis The Doors yang terlihat kuno atau samar-samar dalam film dokumenter yang menarik ini. Terutama saat banyak orang masih takjub terhadap sosok Morrison yang muda dan segar.

Sementara dikenal sebagai motor The Doors sekaligus simbol semangat perlawanan di tahun 60-an, Morrison mempunyai "rival" yang sangat signifikan - ayahnya sendiri. Sang ayah, seorang perwira Angkatan Laut yang bertempur di Vietnam, memaksa Morrison berhenti bermusik karena dianggap tak berbakat.

When You're Strange menampilkan bakat Morrison dan juga spirit antimapan-nya melalui cuplikan-cuplikan yang diklaim sebagai "never seen before". Kita tidak melihat terlalu banyak porsi tentang teman-temannya di The Doors, Ray Manzarek, Robby Krieger, dan John Densmore, walaupun mereka sesungguhnya musisi yang berpengaruh di dalam band.

Coverage lengkap dan menyeluruh bukanlah point dari film ini. Sebaliknya, film lebih banyak menampilkan arsip berupa footage menarik tentang pertunjukan di masa-masa awal, konser, dan sesi dalam studio. Tidak ada pakar yang berbicara layaknya film dokumenter.

Penulis/sutradara Tom DiCillo agak berlebihan dengan retorikanya, menjelaskan Morrison sebagai "an ancient shaman". Narasi terukur oleh Johnny Depp mampu mengimbangi ke-lebay-an DiCillo ini.

Dokumenter ini tidak mencoba memecahkan misteri seputar kematian Morrison yang di Paris pada usia 27. Tetapi kegemarannya akan alkohol dan narkotika tetap ditampilkan. DiCillo mengakhiri film dengan kematian Morrison tetapi tidak menjelaskan tentang The Doors setelahnya, popularitas kemudian, dan peran penting mereka dalam sejarah rock.

The Doors menyulut api rock n' roll hanya selama 54 bulan, setelah dibentuk oleh Morrison dan Manzarek saat mereka belajar film di UCLA. Kita bisa melihat mereka sebagai teman nge-band yang akrab saat melihat footage di tempat latihan atau belakang panggung.

Beberapa adegan berpotensi membingungkan. Cuplikand dari HWY, film eksperimental buatan Morrison tahun 69, bercampur dengan footage milik The Doors. Tanpa penjelasan, adegan-adegan itu bisa saja dikira sebuah rekontstruksi dengan menampilkan aktor yang berperan sebagai Morrison. Suasana muram terasa ketika cuplikan dari HWY menampilkan Morrison di jalan ditingkahi suara penyiar radio yang mengabarkan kematiannya. Footage-footage langka seperti ini yang membuat When You're Strange menjadi menarik.

Sutradara : Tom DiCillo
Penulis : Tom DiCillo
Pemain : Johnny Depp (narasi), The Doors

Babies, Kebebasan Film Dokumenter

Tak ada yang terlalu "Hollywood" dalam film Babies. Tetapi sulit menyaksikan film yang luar biasa dengan bintang-bintang adorable ini tanpa mengulum senyum. Sebagai sebuah film dokumenter, Babies menawarkan pengamatan yang mendalam dan personal terhadap 4 bayi dari berbagai kultur di dunia. Tapi jangan salah sangka, ini bukanlah sekedar home video yang dibuat untuk dokumentasi keluarga. Fotografinya sangat mengejutkan dengan ilustrasi musik yang bagus untuk melengkapi visual yang menarik.

Sutradara Thomas Balmes mempunyai sentuhan ringan dalam menangkap momen-momen menawan di awal masa kehidupan bayi-bayi ini. Balmes tidak membuat film ini layaknya sebuah dokumenter biasa, tidak ada narasi, tidak ada subtitle atau informasi ilmiah sebagai pelengkap.

Perkembangan ke-4 bayi ini secara umum sama, tetapi ada juga perbedaan menyangkut perilaku dan situasi masing-masing. Kita bertemu Ponijao, ibunya, dan anggota keluarga lainnya dari suku Himba di Namibia. Bayarjargal yang selalu ingin tahu tinggal bersama orangtua dan saudara-saudaranya di sebuah peternakan terpencil di Mongolia. Mari memiliki banyak sekali mainan di apartemen kecil di Tokyo. Hattie tinggal di sebuah lingkungan khas Amerika bersama orangtuanya di San Francisco. Dia diajak mengikuti baby yoga dan buku berjudul No Hittings terdapat di rak buku. Ponijao dan anak-anak suku lainnya saling berbagi, Bayarjargal bertengkar dengan saudara laki-lakinya tetapi orangtua mereka membiarkan mereka berdamai sendiri. Mari tidak banyak berinteraksi dengan bayi lainnya dan merasa frustrasi dengan kumpulan mainan yang ia miliki.

Momen-momen menarik terjadi jauh dari Amerika. Bayarjargal sering menyaksikan aym-ayam jago yang berjalan di sekelilingnya dan hampir menginjak dirinya. Dia juga berjalan seenaknya ke arah sekumpulan ternak tanpa ada yang berusaha menariknya. Ponijao berciuman dengan seekor anjing. Dia dan keluarganya terlihat yang paling senang walaupun mereka yang paling kekurangan.

Kesegaran dan sentuhan humor yang lucu membuat saya merekomendasikan Babies.

Sutradara : Thomas Balmes
Skenario : Thomas Balmes
Pemain : Ponijao, Bayar, Mati, Hattie

IP